Hardiknas 2026 di Jember, Gus Fawait Pilih Talkshow Edukatif Ketimbang Upacara Seremonial

Jember, Bupati Jember, Gus Fawait, memilih pendekatan berbeda dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Alih-alih menggelar upacara bendera tingkat kabupaten, ia mengadakan talkshow bertema “Transformasi Pendidikan Berbasis Cinta Anak” di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (2/5/2026).

Meski demikian, upacara bendera tetap dilaksanakan di masing-masing sekolah. Hanya saja, tidak ada upacara terpusat di tingkat kabupaten seperti biasanya.

Kegiatan talkshow ini menghadirkan narasumber Dr. Itje Chodijah, M.A., seorang pakar pendidikan senior yang telah berpengalaman lebih dari 40 tahun di bidang pelatihan guru dan pengajaran. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) periode 2021–2025.

Sebanyak 350 peserta dari berbagai unsur pendidikan turut hadir, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, MTs, hingga sekolah di bawah naungan Kementerian Agama. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh kepala sekolah, pengawas, organisasi profesi seperti HIMPAUDI, IGTKI, PGRI, serta perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Jember.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menjelaskan alasan di balik pilihannya menggelar talkshow daripada upacara seremonial. Ia menilai, peringatan Hardiknas seharusnya tidak sekadar menjadi kegiatan formal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.

“Kenapa tidak upacara? Karena saya tahu, panjenengan hadir di lapangan itu lebih banyak kepanasan daripada mendapatkan makna dari kegiatan tersebut,” ujarnya dengan nada santai.

Menurutnya, momentum Hardiknas harus dimanfaatkan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi para guru. Oleh karena itu, ia memilih format diskusi yang lebih interaktif dan bermanfaat.

Gus Fawait juga menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada di sekolah. Dengan waktu belajar yang terbatas, peran orang tua di rumah menjadi sangat penting dalam membentuk karakter dan perkembangan anak.

Baca juga  Pemdes Ajung Jember Adakan Jalan Sehat

Ia pun mengajak seluruh orang tua untuk turut aktif dalam proses pendidikan anak sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang unggul.

Lebih jauh, ia menilai bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui peningkatan kualitas pendidikan, diharapkan dapat menjadi solusi dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono, menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen pendidikan, baik dari lingkungan pemerintah daerah maupun lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama.

Dengan konsep yang lebih dialogis dan edukatif, peringatan Hardiknas 2026 di Jember diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam mendorong transformasi pendidikan yang lebih inklusif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan anak.

Trending
Berita terkait

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini