Jember, Gabungan Wartawan Indonesia GWI Jember bersama Dinas Perikanan Kabupaten Jember, Forkopimca Bangsalsari, serta Pemerintah Desa Tugusari melakukan aksi nyata peduli lingkungan dengan menebar ribuan benih ikan tawes di aliran Sungai Bendungan, Desa Tugusari, pada Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem perairan agar tetap terjaga dan berkelanjutan. Penebaran benih ikan diharapkan mampu mengembalikan keseimbangan hayati sungai yang kini mulai terdegradasi akibat aktivitas manusia.
Ketua GWI Jember, Ahmadi alias Madek, mengatakan bahwa aksi ini merupakan panggilan moral bagi insan pers untuk ikut menjaga kelestarian alam.
“Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga bisa berbuat nyata untuk alam yang menjadi sumber kehidupan kita semua,” ujarnya sesaat sebelum melepas ribuan benih ikan ke sungai.
Aksi positif ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Perikanan Kabupaten Jember. Sekretaris Dinas, Poerwahjudi, mengapresiasi inisiatif GWI Jember yang mengajukan permohonan benih ikan untuk ditebar di sungai.
“Langkah ini sangat positif dan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas agar lebih peduli terhadap lingkungan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan sungai.
“Sering kali kami menerima keluhan dari nelayan pesisir yang lebih banyak mendapatkan sampah daripada ikan. Ini menjadi alarm bagi kita semua untuk mulai peduli dari hulu,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tugusari, Ahmad Khoiri, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya karena desanya terpilih menjadi lokasi kegiatan.
“Kami beruntung menjadi tuan rumah penebaran benih ini. Semoga beberapa bulan ke depan ikan-ikan ini tumbuh dan bisa dinikmati masyarakat sekitar,” ucapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bangsalsari Bambang Erwin Setyono, Babinsa Desa Abdul Rohim, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN, serta penyuluh perikanan.
Melalui aksi ini, GWI Jember dan berbagai pihak menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memulihkan kehidupan alami ekosistem sungai.











