Jember, Semangat solidaritas kembali mengalir dari Kabupaten Jember. Keluarga besar SMKN 4 Jember menggalang donasi untuk membantu para korban bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Aksi kemanusiaan ini menghasilkan bantuan berupa uang tunai dan kebutuhan sandang yang kemudian diserahkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember.
Total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 4.767.625 dan 50 karton bantuan sandang. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan guru bersama pengurus Palang Merah Remaja (PMR) SMKN 4 Jember di Markas PMI Kabupaten Jember.
Penggalangan dana ini merupakan inisiatif dari anggota PMR SMKN 4 Jember, dengan dukungan penuh dari para guru serta seluruh siswa. Syamsudin, guru SMKN 4 Jember yang mendampingi penyerahan donasi, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para siswa.
“Berkat kekompakan siswa dan guru, kami bisa mengumpulkan donasi ini dalam waktu singkat. Kami berharap bantuan ini, baik uang tunai maupun 50 paket bantuan sandang, dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra yang terdampak bencana,” ujarnya.
Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman penting dalam menumbuhkan empati dan kepedulian sosial. Raisyah Putri Risqi Alifa, Ketua PMR SMKN 4 Jember, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas generasi muda.
“Ini bentuk solidaritas kami sebagai remaja Jember. Kami senang bisa ikut berkontribusi membantu PMI Jember menyalurkan bantuan. Semoga saudara-saudara kita di Sumatra segera pulih,” katanya.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian dari para siswa dan guru.
“Kami sangat mengapresiasi semangat kemanusiaan dari adik-adik PMR, siswa, dan guru SMKN 4 Jember. Bantuan ini akan segera kami salurkan bersama donasi lainnya untuk memastikan bantuan tiba di lokasi bencana,” ujarnya.
Hingga Selasa, 09 Desember 2025 pukul 16.15 WIB, total donasi masyarakat Jember yang masuk melalui PMI Kabupaten Jember telah mencapai Rp 37.985.306. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan secara berjenjang melalui PMI Provinsi Jawa Timur, PMI Pusat, dan kemudian dikirim ke wilayah terdampak bencana di Sumatra.











