JEMBER, Polsek Gumukmas dan Polres Jember terus berupaya mengumpulkan bukti serta keterangan saksi untuk mengungkap pelaku perampokan di Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, yang terjadi beberapa bulan lalu.
Kapolsek Gumukmas, Iptu Edi Santoso menegaskan bahwa penyelidikan masih intensif. “Kami terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi,” katanya di kantornya, Jumat (10/10/2025).
Edi Santoso menambahkan bahwa polisi telah memeriksa keluarga Legina, korban perampokan, dan saksi lainnya. Ia membantah jika penyelidikan kasus ini terhenti.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan rumah, termasuk mengunci rumah siang dan malam, guna mencegah perampokan. “Selain pengamanan pribadi, Siskamling perlu diaktifkan kembali,” pungkasnya.
Edi Santoso juga menepis isu maraknya perampokan di wilayah hukumnya. “Tidak benar jika di wilayah kami banyak perampokan. Kami sudah memeriksa saksi, termasuk perangkat desa di Kecamatan Gumukmas,” tegasnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa perampokan keluarga Legina di Desa Mayangan terjadi pada Minggu, 20 Juli 2025, sekitar pukul 02.00 dini hari.











