close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.8 C
Jakarta
Rabu, Februari 4, 2026

PMI Jember Lakukan Operasi Tanggap Darurat Banjir hingga Dini Hari

Jember, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgana) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan operasi tanggap darurat pasca-banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember.

Operasi tanggap darurat bencana (TDB) ini dilaksanakan secara maraton pada Senin, 15 Desember 2025, mulai pukul 15.30 WIB hingga berakhir pada 01.30 WIB dini hari.

Tim respons PMI Jember diberangkatkan dari Posko Markas PMI Kabupaten Jember dengan menggunakan satu unit mobil operasional Traga dan satu unit ambulans. Operasi ini melibatkan unsur pengurus, staf, serta 10 relawan PMI, di antaranya Fauzi, Andre, Laily, dan Imam Muslim Al Hariri, yang dikerahkan ke berbagai titik terdampak banjir.

Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Evyan Efendi, yang memimpin langsung kegiatan Satgana, menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi prioritas utama dalam penanganan awal bencana.

“Kami fokus pada kecepatan penanganan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama makanan dan layanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan tanggap darurat, tim PMI Jember menyasar kawasan padat penduduk yang terdampak banjir di sejumlah kecamatan.

Lokasi tersebut meliputi Kelurahan Kepatihan, tepatnya di Jalan Raden Fatah serta wilayah Wahid Hasyim (RT 1/RW 22 dan RT 2/RW 22). Selain itu, tim juga bergerak ke Kecamatan Patrang, meliputi Dusun Krajan dan Jember Lor (RT 2/RW 10 dan RT 2/RW 09).

Wilayah lain yang turut menjadi sasaran adalah Kecamatan Pakusari, khususnya Dusun Gempal (RT 1/RW 8 dan RT 1/RW 9).

Tidak hanya fokus pada permukiman warga, tim Satgana PMI Jember juga melakukan asesmen terhadap infrastruktur vital dengan melakukan pengecekan di lima jembatan utama, di antaranya Jembatan Semanggi, Jembatan Jarwo, dan Jembatan Gladak Kembar.

Sebagai upaya meringankan beban warga terdampak, PMI Jember menyalurkan bantuan logistik berupa 165 bungkus makanan siap saji dan enam dus air minum.

Baca juga  Pemdes Sidomukti Gandeng PMI Jember Gelar Donor Darah

Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah titik, antara lain 50 bungkus nasi di Jalan Raden Fatah Kelurahan Kepatihan, 50 bungkus di Desa Patemon Kecamatan Pakusari, serta 65 bungkus di Dusun Gempal Kecamatan Pakusari.

Selain penyaluran bantuan pangan, tim Satgana PMI Jember juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan sederhana bagi warga yang membutuhkan pertolongan pertama pasca-banjir, serta mendistribusikan pakaian layak pakai kepada masyarakat terdampak.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan asesmen cepat untuk memetakan kondisi kerusakan dan kebutuhan lanjutan, serta penyusunan laporan lapangan sebagai dasar perencanaan respons berikutnya.

PMI Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi dan tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan.

Trending
Berita terkait

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terima kasih sudah membaca artikel warganets.id