Warganets.id, Bondowoso – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso telah melaksanakan kegiatan syukuran yang dirangkaikan dengan rapat dinas sebagai bagian dari proses refleksi terhadap capaian kinerja institusional tahun 2025. Kinerja yang dicapai tahun lalu dinilai menunjukkan performa positif dan progresif, mencakup kedua dimensi pengelolaan sumber daya hutan yaitu teknis maupun nonteknis.
Dalam dimensi teknis, KPH Bondowoso berhasil menjalankan berbagai program pengelolaan hutan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sementara pada dimensi nonteknis tercatat kemajuan signifikan dalam tata kelola organisasi, penguatan kelembagaan, serta manajemen sumber daya manusia. Kegiatan ini tidak hanya dijadikan sebagai seremoni apresiasi atas capaian yang diraih, melainkan difungsikan sebagai forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek kinerja institusi.
Dalam forum tersebut, dilakukan analisis mendalam terhadap capaian kinerja tahun 2025, efektivitas kebijakan operasional yang telah dijalankan, serta tingkat ketercapaian indikator kinerja utama yang telah ditetapkan sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini juga berperan sebagai ruang konsolidasi pemikiran bagi seluruh elemen organisasi untuk merumuskan langkah-langkah implementatif dan arah kebijakan kerja tahun 2026. Semua perencanaan yang disusun diselaraskan dengan prinsip pengelolaan hutan lestari, akuntabilitas publik, serta upaya peningkatan nilai tambah baik bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar hutan.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, dalam paparannya menegaskan bahwa capaian kinerja tahun 2025 tidak dapat dicapai secara sendirian, melainkan merupakan hasil dari proses kerja kolektif yang dibangun secara terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan manifestasi dari sinergi yang kuat antara pelaksanaan teknis di lapangan dengan dukungan administratif, perencanaan, dan pengendalian yang dilakukan di tingkat kantor, yang seluruhnya dijalankan secara konsisten dan profesional.
“Prestasi yang dicapai merupakan outcome dari integrasi peran dan fungsi seluruh elemen organisasi. Kerja lapangan dan kerja administratif memiliki posisi yang setara dan saling melengkapi dalam satu sistem kerja yang berorientasi pada kinerja, keberlanjutan, dan tata kelola yang baik,” ungkap Misbakhul Munir.
Melalui pelaksanaan rapat dinas dan syukuran ini, Perum Perhutani KPH Bondowoso memiliki harapan untuk dapat memperkuat kesamaan persepsi di antara seluruh anggota organisasi, meningkatkan kapasitas institusional secara menyeluruh, serta membangun komitmen organisasi yang kuat dalam mengimplementasikan program kerja tahun 2026. Semua program akan dijalankan secara terencana, terukur, dan adaptif terhadap dinamika kebijakan nasional maupun tantangan pengelolaan hutan yang akan muncul ke depan. Tujuan utama yang ingin dicapai adalah mewujudkan kinerja perusahaan yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga berwawasan lingkungan dan sosial secara komprehensif.











