close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.1 C
Jakarta
Rabu, Februari 4, 2026

Peran Tak Terduga Siswa SD dalam Reunifikasi Lansia Terlantar di Sumbersari

Jember, Sebuah kisah haru terjadi di Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, pada Kamis (20/11/2025).

Seorang lansia terlantar bernama Darmi atau Antima (60), akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarga besarnya setelah sempat ditemukan dalam kondisi sakit dan tidak berdaya.

Proses reunifikasi ini berlangsung berkat kerja cepat UPT Liposos, PKM Sumbersari, warga sekitar, dan dukungan relawan.

Perjalanan kasus ini bermula pada 17 November 2025 lalu, ketika warga menemukan Antima tergeletak di teras rumah warga dalam keadaan sakit. Pihak Puskesmas Sumbersari segera mengevakuasi dan merujuknya ke Liposos untuk mendapatkan perawatan serta penanganan lebih lanjut.

Selama menjalani proses asesmen, identitas dan keberadaan keluarga Antima masih belum jelas.

Namun titik terang muncul sehari kemudian, tepatnya pada 19 November 2025 pagi, ketika Liposos menerima kunjungan edukasi dari siswa-siswi SD Al Lukman Sumbersari. Secara tidak terduga, salah satu siswa bernama Rere mengenali sosok Antima.

Rere menyampaikan bahwa Antima tinggal bersama keluarganya yang ternyata adalah anak dari ponakan lansia tersebut. Temuan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak Liposos dengan menghubungi keluarga terkait.

Kepala UPT Liposos, Roni Efendi, S.Stp, menyampaikan apresiasinya terhadap temuan tidak terduga tersebut.

“Kadang bantuan datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Berkat pengenalan spontan dari seorang anak, akhirnya kita bisa menemukan keluarga klien dan memastikan beliau kembali ke lingkungan yang aman,” ujarnya.

Ponakan Antima segera datang ke Liposos untuk memastikan kondisi sang bibi dan menyampaikan keinginan untuk merawatnya kembali di rumah. Pihak Liposos kemudian melakukan koordinasi dengan keluarga, ketua RT setempat, dan warga sekitar untuk memastikan proses reunifikasi berjalan lancar.

Pada Kamis, 20 November 2025, pukul 10.00 WIB, tim dari Liposos yang dipimpin oleh Agus Widodo, S.I.P, bersama Sugiarto dan relawan BSB (Ce Maya), mengantarkan Antima ke rumah ponakannya. Kedatangan sang bibi disambut hangat dan penuh haru oleh keluarga.

Baca juga  Laporan Warga via Wadul Guse, Dinsos Jember Evakuasi ODGJ Terlantar di Kecamatan Sumbersari

Menurut penuturan ponakannya, suami dan anak kandung Antima telah lebih dulu meninggal dunia, sehingga keberadaan keluarga besar menjadi sangat penting untuk keberlanjutan hidupnya.

Kisah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kepedulian masyarakat dapat membawa perubahan besar. Reunifikasi ini bukan hanya mengembalikan seorang lansia ke keluarganya, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kepedulian kecil dapat menyelamatkan hidup seseorang.

Trending
Berita terkait

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terima kasih sudah membaca artikel warganets.id