close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.7 C
Jakarta
Rabu, Februari 4, 2026

Dari Jalanan ke Apartemen Mewah: Perjalanan Hidup Pengemis Terkaya di Dunia

Pengemis sering kali identik dengan kemiskinan. Pekerjaan yang tidak membutuhkan pendidikan atau keterampilan khusus ini biasanya hanya mengandalkan belas kasihan orang-orang di jalan. Namun, siapa sangka ada seorang pengemis yang justru mampu tinggal di apartemen mewah senilai Rp2,2 miliar dan memiliki kekayaan mencapai Rp14 miliar?

Inilah kisah Bharat Jain, pengemis asal Mumbai, India, yang disebut sebagai pengemis terkaya di dunia. Namanya mulai dikenal setelah laporan dari Economic Times mengungkap bahwa pria ini sudah puluhan tahun mengandalkan profesi mengemis sebagai sumber penghasilan utama.

Bharat Jain lahir dari keluarga yang serba kekurangan, sehingga ia tidak sempat mengenyam pendidikan formal. Kondisi tersebut membuatnya sulit mendapatkan pekerjaan tetap. Meski begitu, tak disangka profesinya sebagai pengemis justru mengubah hidupnya secara drastis.

Saat ini, Bharat Jain diperkirakan memiliki kekayaan lebih dari Rs 7,5 crore atau sekitar Rp14 miliar. Anak-anaknya dapat menikmati pendidikan yang layak, dan kebutuhan keluarga pun terpenuhi dengan baik.

Penghasilan Bharat Jain sebagai pengemis juga bukan main-main. Ia disebut mampu meraup Rs 60.000–75.000 per bulan, atau sekitar Rp14 juta. Selama bertahun-tahun, ia berhasil menabung cukup banyak hingga bisa membeli aset berharga.

Bharat Jain memiliki apartemen dua kamar tidur di Mumbai senilai Rs 1,2 crore (sekitar Rp2,3 miliar). Selain itu, ia juga memiliki dua ruko di Thane yang disewakan dengan pendapatan Rs 30.000 per bulan.

Meski kini hidup berkecukupan, Bharat Jain tetap mengemis di kawasan Chhatrapati Shivaji Maharaj Terminus dan Azad Maidan. Banyak orang telah menyarankan agar ia berhenti, namun ia memilih untuk melanjutkan rutinitasnya seperti biasa.

Dalam sehari, Bharat Jain bisa menghasilkan Rs 2.000–2.500 (sekitar Rp376.000–Rp471.000) hanya dengan mengemis selama 10 hingga 12 jam — jumlah yang bahkan melampaui pendapatan banyak pekerja di India.

Baca juga  Bibit Siklon Tropis: Pengertian, Proses Terbentuk, Dampak, dan Ancaman bagi Indonesia

Kini ia tinggal nyaman bersama keluarganya di apartemen yang dimilikinya. Anak-anaknya sekolah, sementara anggota keluarga lainnya mengelola sebuah toko alat tulis.

Dari kisah hidup Bharat Jain, kita bisa mengambil pelajaran bahwa gengsi sering kali tidak membawa siapa pun ke mana pun. Meskipun profesinya dipandang rendah, kekayaan yang ia miliki justru melampaui banyak orang yang bekerja kantoran setiap hari.

Trending
Berita terkait

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terima kasih sudah membaca artikel warganets.id