jember, Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Jember pada Senin siang (13/10/2025) menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik, terutama di kawasan perkotaan.
Pohon-pohon besar yang tumbuh di tepi jalan banyak yang roboh hingga menutupi ruas jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga.
Laporan pertama yang diterima Posko Bencana PMI Jember datang dari Jalan S. Parman. Di lokasi tersebut, sebuah pohon tumbang melintang di jalan raya dan langsung dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama relawan PMI Jember.
Tak lama berselang, laporan kedua masuk dari kawasan padat penduduk di Kelurahan Sumbersari, tepatnya di Jalan Bangka Raya Gang IV No. 28. Di lokasi ini, sebuah pohon mangga besar di halaman rumah milik Tri Soedja’i tumbang saat hujan lebat disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut.
Pohon berdiameter sekitar 80 sentimeter itu roboh ke arah timur dan menimpa rumah milik Mien Sunardi yang berada di sampingnya, di Jalan Bangka Raya Gang IV No. 26.
“Tadi hujan dan angin cukup kencang. Awalnya pohon mangga ini masih kuat meski diterpa angin, tapi karena hembusannya semakin keras, akhirnya pohon roboh dan menimpa rumah sebelah,” tutur Sunardi, pemilik rumah yang tertimpa pohon.
Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Relawan PMI Jember bersama TRC BPBD, TNI/Polri, serta pihak Kelurahan Sumbersari harus berhati-hati saat melakukan pemotongan batang pohon. Pasalnya, posisi pohon menggantung di atap rumah bagian timur dan beberapa tiang penyangga rumah sudah tampak retak serta miring akibat tertimpa batang pohon.
“Karena posisi pohon menggantung di atap rumah warga, kami harus ekstra hati-hati saat memotong batangnya. Proses pemotongan dilakukan sedikit demi sedikit agar kerusakan rumah tidak semakin parah,” jelas Faiturahman, staf Penanggulangan Bencana Markas PMI Jember yang berada di lokasi kejadian.
Dengan bantuan mesin pemotong kayu, batang pohon akhirnya berhasil dievakuasi meski membutuhkan waktu cukup lama. Selain karena faktor keselamatan, di atas pohon juga terdapat jaringan kabel listrik dan kabel telekomunikasi yang berpotensi berbahaya jika tersentuh.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menegaskan bahwa PMI selalu siap membantu masyarakat dalam kondisi darurat seperti ini. “PMI Jember akan terus hadir untuk membantu masyarakat, termasuk dalam penanganan bencana pohon tumbang. Dengan peralatan dan relawan yang kami miliki, kami akan selalu berupaya demi keselamatan warga Jember,” ujarnya.
Sementara itu, pada Senin petang, tim TRC BPBD Jember kembali mendatangi lokasi untuk membantu pemotongan batang pohon bagian bawah yang berukuran besar. BPBD Jember juga masih terus melakukan pendataan terhadap sejumlah titik terdampak bencana angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Jember pada hari yang sama.











