close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 14, 2026

Sungai Berhulu Argopuro Meluap, PMI Jember Evakuasi Warga Rowotamtu

Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak Kamis siang (13/02/2026) hingga malam hari menyebabkan sejumlah sungai yang berhulu di lereng selatan Gunung Argopuro mengalami peningkatan debit air secara signifikan.

Akibatnya, air sungai meluap dan menggenangi sejumlah ruas jalan serta ratusan rumah warga yang berada di sepanjang bantaran sungai.

Menanggapi kondisi tersebut, sebanyak enam relawan dan tiga pengurus PMI Kabupaten Jember diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir.

Mayoritas korban terdampak merupakan lansia, balita, serta ibu hamil yang kemudian dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dari luapan air.

“Air sungai masuk ke rumah warga, saya panik dan langsung menyelamatkan diri ke masjid. Di sana masih banyak warga yang terjebak. Tolong dibantu, kasihan mereka tidak bisa keluar karena rumahnya sudah tergenang,” ujar Azizah, warga Desa Rowotamtu, kepada relawan PMI Jember.

Dua armada PMI Jember langsung difokuskan untuk evakuasi di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji. Salah satu warga yang berhasil dievakuasi adalah seorang nenek berusia 85 tahun yang sedang sakit dan hanya bisa terbaring di tempat tidur saat banjir menggenangi rumahnya.

Dengan menggunakan ambulans PMI, nenek tersebut dipindahkan ke rumah keponakannya yang berada di lokasi aman.

“Mbah ini sakit dan tidak bisa berjalan. Warga sudah berusaha menyelamatkan, tetapi karena air terus naik, mereka kesulitan membawanya keluar. Alhamdulillah ada ambulans PMI Jember sehingga bisa segera dievakuasi,” kata Zaenuri, Kepala Desa Rowotamtu, yang turut mendampingi proses evakuasi.

Selain menggunakan ambulans, PMI Jember juga mengerahkan satu unit truk untuk mengevakuasi warga lain yang terjebak banjir.

Relawan kepalangmerahan tercatat enam kali keluar masuk area perkampungan yang telah tergenang air. Warga terdampak sementara diungsikan ke masjid yang menjadi titik kumpul dan dinilai aman dari luapan banjir.

Baca juga  PMI Jember Naikkan Gaji Pegawai, Dorong Disiplin dan Kinerja

Di Desa Rowotamtu saja, tercatat sekitar 150 kepala keluarga atau kurang lebih 1.400 jiwa dari 13 rukun tetangga terdampak dan mengungsi di masjid setempat.

“Kami menerjunkan dua armada dengan enam relawan dan tiga pengurus PMI Jember untuk membantu evakuasi warga.

Rata-rata mereka terjebak banjir dan ingin menuju lokasi aman, tetapi arus air yang cepat membuat mereka tidak bisa keluar tanpa bantuan,” ujar Ghufron Evyan Efendy, Sekretaris PMI Jember yang memimpin proses evakuasi.

Dari pantauan di lapangan, proses evakuasi berlangsung dalam kondisi gelap akibat minimnya penerangan.

Warga terdampak terdengar berteriak meminta pertolongan dari rumah-rumah yang telah terkepung air. Satu per satu warga dievakuasi menggunakan truk PMI menuju lokasi pengungsian.

Di tengah proses evakuasi, sempat terdengar suara gemuruh dari arah bibir sungai. Tanah di tepi sungai yang di atasnya berdiri sebuah toko dilaporkan longsor, sehingga menambah kepanikan warga yang berada di lokasi pengungsian.

Trending
Berita terkait

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terima kasih sudah membaca artikel warganets.id