close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.7 C
Jakarta
Rabu, Februari 4, 2026

PMR SMPN 1 Puger Bangkit, Siapkan Relawan Muda Tangguh Hadapi Situasi Darurat

Setelah sempat vakum selama beberapa tahun, kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) di SMP Negeri 1 Puger kembali aktif.

Kebangkitan PMR tersebut ditandai dengan pelaksanaan Orientasi Kepalangmerahan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 6–7 Desember 2025, dengan diikuti oleh 40 peserta didik baru.

Kegiatan orientasi ini bertujuan membentuk karakter peserta didik dalam semangat kemanusiaan, kepedulian, serta kesiapsiagaan bencana.

Di tengah kondisi Indonesia yang tergolong rawan bencana, SMPN 1 Puger berupaya menyiapkan kapasitas relawan muda melalui PMR agar mampu menjadi agen kepedulian di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Salah satu anggota PMR SMPN 1 Puger, Fattah, mengaku termotivasi bergabung karena dorongan untuk membantu sesama.

“Dulu waktu pertama kali saya dengar kata PMR, saya sudah punya keinginan untuk bisa membantu orang lain,” ujarnya.

Selama kegiatan orientasi, para peserta mendapatkan pembekalan berbagai materi penting, di antaranya tentang Pertolongan Pertama dan Evakuasi Korban.

Materi tersebut diberikan sebagai dasar untuk membekali peserta agar mampu bertindak cepat dan tepat saat terjadi kondisi darurat di lingkungan sekolah.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Hal tersebut juga disampaikan oleh Shirren, salah satu anggota PMR lainnya. “Biasanya saat upacara hanya bapak ibu guru yang menolong teman ketika sakit, sekarang kami juga siap membantu,” ucapnya dengan penuh semangat.

Aktivasi kembali PMR Madya di SMPN 1 Puger ini disambut positif oleh berbagai pihak. Kegiatan tersebut dipandang sebagai langkah strategis dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini.

Ke depan, PMR SMPN 1 Puger diharapkan dapat melaksanakan latihan rutin setiap pekan agar materi yang telah diterima bisa terus diasah dan diaplikasikan secara berkelanjutan.

Plh Ketua PMI Kabupaten Jember, Aep Ganda Permana, turut memberikan apresiasi atas bangkitnya kembali PMR di sekolah tersebut.

Baca juga  Polisi Intensifkan Penyelidikan Kasus Perampokan di Jember

“Kami mengapresiasi dan merasa bangga terhadap SMPN 1 Puger yang berhasil menghidupkan kembali PMR Madya. Ini merupakan langkah baik dalam menanamkan nilai kemanusiaan kepada generasi muda,” ujarnya.

PMR tidak hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler semata, melainkan sebagai wadah pembentukan karakter peserta didik agar memiliki kepekaan sosial, jiwa relawan, dan semangat untuk menolong sesama.

Trending
Berita terkait

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terima kasih sudah membaca artikel warganets.id