Jember, Bagi para pelaku bisnis, waktu sering dianggap lebih berharga daripada biaya. Mobilitas yang tinggi membuat kebutuhan akan jadwal penerbangan rutin menjadi sangat penting. Dalam konteks inilah rute penerbangan Jakarta–Jember pulang-pergi yang saat ini dilayani Maskapai Fly Jaya mendapat perhatian tersendiri, meski harga tiket mengalami kenaikan.
Saat ini, Fly Jaya mengoperasikan pesawat ATR 72-500 yang terbang dari Bandara Halim Perdana Kusuma menuju Bandara Noto Hadinegoro Jember, kemudian kembali lagi ke Jakarta setelah menaikkan penumpang dari Jember. Penerbangan ini tersedia dua kali seminggu, setiap Selasa dan Kamis. Per 11 November 2025, harga tiket mengalami penyesuaian dari sebelumnya Rp1,3 juta menjadi Rp2,2 juta.
Salah satu penumpang yang tiba pada penerbangan hari Kamis (13/11/2025), Al Ryadh Silahudin atau akrab disapa Ayak, membagikan pengalaman perdananya menggunakan Fly Jaya.
“Saya kira tidak jauh berbeda dengan pesawat yang lebih besar, sama-sama nyaman. Waktu tempuh sekitar dua jam tiga puluh menit,” ujarnya kepada Jember Today sesaat setelah keluar dari area kedatangan.
Ayak, yang menjabat sebagai Sekretaris Apersi (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia) Korwil Jember, menyatakan bahwa efektivitas perjalanan lebih penting ketimbang nominal harga tiket.
“Terkait harga itu relatif ya. Karena dari sisi efektivitas dan efisiensi sangat membantu, apalagi bisa menghemat waktu perjalanan. Jadi harga itu menyesuaikan saja,” tegasnya.
Ketika ditanya mengenai kebutuhan penerbangan rutin bagi para pebisnis, Ayak menekankan bahwa keberadaan jadwal yang konsisten sangat dibutuhkan. “Penerbangan ini sangat penting karena mobilitas bagi kami pebisnis adalah hal utama,” tambahnya.
Ia juga berharap ke depan Fly Jaya dapat menambah frekuensi penerbangan. “Akan lebih baik kalau setiap hari ada jadwal Jakarta–Jember,” harapnya. Ayak bahkan berencana mendorong kolega bisnisnya untuk memanfaatkan penerbangan ini agar sektor properti di Jember semakin berkembang.
Di lokasi bandara, tampak Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono. Saat dimintai komentar, ia hanya memberikan pernyataan singkat bahwa penerbangan ini merupakan penerbangan rutin.
Selain Ayak, beberapa pejabat dan tokoh lain turut terlihat turun dari pesawat, seperti Ketua DPRD Jember Abdul Halim, anggota DPRD Fuad Hasan, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Widodo.
Sementara di ruang keberangkatan menuju Jakarta, tampak beberapa penumpang yang bersiap terbang, di antaranya Kabid Aspirasi Diskominfo Jember, Agung, istri Kapolres Jember, serta sejumlah warga lainnya.











