Orientasi tersebut menjadi momen penting bagi para anggota PMR kelas 8 yang tengah dipersiapkan untuk mengisi jajaran kepengurusan PMR Madya SMPN 2 Jember periode 2025–2026. Selain menjadi ajang pengenalan organisasi, kegiatan ini juga menjadi tahap penilaian penting untuk menentukan calon pengurus baru yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan.
Fasilitator PMR Madya SMPN 2 Jember, Akmal Fauzan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat mental dan kemampuan para calon pengurus.
“PMR Madya SMPN 2 Jember dikenal aktif dalam regenerasi.
Karena itu, calon pengurus tidak langsung dilantik begitu saja. Mereka harus digembleng dulu agar benar-benar siap menggantikan pengurus sebelumnya,” jelas Akmal.
Selama orientasi, para peserta dibekali dengan berbagai materi dasar kepalangmerahan, keterampilan pertolongan pertama, hingga manajemen bencana.
Selain itu, mereka juga dilatih dalam pengelolaan organisasi dan tanggung jawab sosial sebagai relawan muda PMI.
Akmal menambahkan bahwa penggemblengan ini penting agar proses kaderisasi berjalan efektif. “Pengurus baru nantinya yang akan menjalankan roda organisasi PMR Madya SMPN 2 Jember.
Mereka harus siap memimpin, mengelola administrasi, dan melaksanakan program-program kemanusiaan dengan semangat dan tanggung jawab tinggi,” ujarnya.
Melalui proses orientasi yang ketat dan penuh semangat ini, PMR Madya SMPN 2 Jember diharapkan mampu terus mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu unit PMR paling aktif dan berprestasi di Kabupaten Jember — sekaligus melahirkan generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap mengabdi bagi sesama.