close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.7 C
Jakarta
Rabu, Februari 4, 2026

Pantai Watu Ulo, Legenda yang Hidup di Antara Keindahan Alam dan Budaya Pesisir Jember

JEMBER – Pantai Watu Ulo menjadi salah satu destinasi wisata ikonik di Kabupaten Jember yang selalu ramai dikunjungi, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Pantai yang terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu ini menawarkan keindahan khas pantai selatan dengan deburan ombak yang kuat serta panorama alam yang menyimpan kisah legendaris.

Dibalik keindahannya, Pantai Watu Ulo menyimpan legenda yang sudah turun-temurun dikenal masyarakat Jember. Konon, pantai ini dinamakan “Watu Ulo” karena adanya batu panjang menyerupai tubuh ular raksasa yang dipercaya sebagai jelmaan makhluk laut mistis. Cerita rakyat ini menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat pesisir yang hingga kini masih dijaga.

Penjaga Pantai Watu Ulo, Anshori, saat ditemui pada Rabu (15/10/2025) menjelaskan bahwa Watu Ulo bukan hanya tempat wisata, tetapi juga simbol perpaduan antara keindahan alam dan nilai budaya.

“Pantai Watu Ulo dikenal dengan legenda ular laut raksasa yang membatu di sepanjang pesisir selatan Jember. Cerita itu mengandung pesan moral tentang keseimbangan dan penghormatan terhadap alam laut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Anshori menjelaskan bahwa masyarakat sekitar terus menjaga nilai-nilai budaya tersebut melalui tradisi larung sesaji dan gotong royong pesisir yang rutin dilakukan. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan terhadap laut sebagai sumber kehidupan dan simbol kebersamaan warga.

“Watu Ulo menjadi destinasi legendaris yang memadukan keindahan alam, sejarah, dan spiritualitas,” tambahnya.

Selain batu legendaris yang menjadi daya tarik utama, Pantai Watu Ulo juga memiliki bentangan pasir putih di sisi barat yang memukau wisatawan. Di sebelah timur, terdapat lokasi wisata lain yang tak kalah populer, yaitu Teluk Love, dikenal karena bentuknya yang menyerupai simbol hati saat dilihat dari atas bukit.

Baca juga  Asyiknya Berwisata Ke Lembah Sikembang Wonosobo

Setiap tahun, tepat saat Hari Raya Idul Fitri, kawasan Pantai Watu Ulo juga menjadi pusat keramaian berkat Karnaval Pegon, sebuah tradisi budaya pesisir yang selalu berhasil menyedot ribuan pengunjung.

Anshori mengimbau para wisatawan agar selalu menaati peraturan dan tanda larangan yang ada di kawasan pantai demi menjaga keselamatan serta kelestarian lingkungan alam Watu Ulo.

Trending
Berita terkait

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terima kasih sudah membaca artikel warganets.id