Jember, Sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember yang tergabung dalam ALSA Care and Legal Coaching Clinic (CLCC) 2025 dari ALSA Local Chapter Universitas Jember mengadakan kegiatan sosial bertajuk “Kelas Ekspresi” di Dinas Sosial Kabupaten Jember, Sabtu (11/10/2025).
Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh semangat. Para mahasiswa berinteraksi langsung dengan 15 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) binaan UPTD Liposos Jember melalui berbagai aktivitas positif seperti senam bersama, fun games, membatik, hingga sesi berbagi pengalaman bertajuk “7 Lingkaran”.
Perwakilan ALSA Fakultas Hukum Universitas Jember, Alya Ditra Wibisono, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang aman bagi ODGJ agar dapat mengekspresikan diri tanpa rasa takut maupun stigma.
“Kami ingin menghadirkan ruang aman bagi ODGJ untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan yang menyenangkan. Harapannya, aktivitas ini bisa menjadi bentuk terapi mental yang membantu mereka kembali berbaur di masyarakat,” ujar Alya.
Salah satu momen paling berkesan dalam kegiatan ini adalah sesi membatik. Para peserta diajak menuangkan imajinasi mereka ke atas kain, menciptakan motif-motif penuh warna yang mencerminkan ekspresi dan kebahagiaan.
Menurut Alya, kegiatan semacam ini bukan hanya memberikan manfaat bagi para peserta, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa hukum. Mereka belajar langsung tentang empati, kepedulian sosial, dan pentingnya memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas mental.
“Kami belajar bahwa setiap orang, termasuk ODGJ, memiliki hak untuk bahagia dan berkontribusi. Masyarakat seharusnya memberi ruang dan dukungan, bukan stigma,” tambahnya.
Melalui program Kelas Ekspresi ini, ALSA Universitas Jember berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menginspirasi lembaga lain untuk ikut menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, empatik, dan ramah bagi semua kalangan.











