Jember – Gubernur Jawa Timur Hj. Dr. Khofifah Indar Parawansa, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Sabtu (12/9/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Kunjungan tersebut untuk meninjau langsung pembangunan infrastruktur pelimpahan Sungai Tanggul yang sejak lama dinantikan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Khofifah menegaskan bahwa proyek strategis ini memiliki peran vital dalam mengembalikan fungsi irigasi yang lumpuh akibat banjir besar pada 2019. Bencana tersebut menyebabkan aliran air Sungai Tanggul yang seharusnya menyuplai irigasi seluas 1.046 hektare persawahan justru terbuang ke laut. Akibatnya, pola tanam dan produktivitas pertanian di wilayah Kencong dan sekitarnya terganggu.
“Proyek ini dibangun untuk mengembalikan aliran air agar bisa mengairi kembali 1.046 hektare sawah. Jika selesai pada 21 Desember, maka musim tanam Januari sudah bisa berjalan dengan irigasi yang baik,” ujar Khofifah.
Ia mengungkapkan, selama enam tahun terakhir masyarakat terpaksa bergantung pada sumur bor sebagai sumber air. Namun, dengan rampungnya pembangunan bendungan ini, diharapkan siklus pertanian dapat kembali normal dan pasokan air irigasi lebih mencukupi.
Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Khofifah turut menyerahkan paket sembako kepada 70 pekerja proyek yang terlibat dalam pembangunan. Kehadirannya didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim Edi Tambeng Widjaja, ST., M.Si, Plt Kepala Dinas PU SDA Wayan, Kepala Dinas PU Cipta Karya Nyoman, serta jajaran TNI-Polri.
Meski demikian, Camat Kencong Ronny Arvianto tidak tampak dalam agenda tersebut. Kegiatan kunjungan hanya dihadiri oleh dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari Kecamatan Kencong.
Proyek pelimpahan Sungai Tanggul sendiri ditargetkan rampung akhir tahun ini. Kehadirannya diharapkan mampu mendukung program pemerintah dalam pemetaan Luas Tambah Tanam (LTT) sekaligus meningkatkan produksi padi di Kabupaten Jember.











