close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 14, 2026

49 Mahasiswa Ikuti Diklatsar KSR PMI Unit Universitas dr. Soebandi Jember

Korps Sukarela (KSR) merupakan pilar utama sekaligus ujung tombak pelayanan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI).

Menyadari pentingnya regenerasi relawan yang kompeten dan berintegritas, KSR PMI Unit Universitas dr. Soebandi (UDS) Jember menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke-VIII pada Jumat (13/02/2026).

Diklatsar ke-VIII ini berlangsung selama lima hari dan diikuti oleh 49 peserta dari lintas kampus. Sebanyak 43 peserta berasal dari internal Universitas dr. Soebandi, sementara enam peserta lainnya merupakan mahasiswa dari KSR PMI Unit Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember. Kolaborasi lintas kampus ini diharapkan mampu memperkuat jejaring relawan muda di Kabupaten Jember.

Pengurus PMI Kabupaten Jember, Narto, dalam sambutannya menegaskan bahwa KSR memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam setiap aksi kemanusiaan, mulai dari penanggulangan bencana hingga pelayanan sosial dan medis.

“KSR adalah ujung tombak PMI di lapangan. Melalui Diklatsar ini, para mahasiswa dilatih untuk memiliki kesiapsiagaan yang tinggi. Kami berharap lulusan Diklatsar ke-VIII ini menjadi relawan yang tidak hanya mumpuni secara teknis, tetapi juga memiliki integritas yang kuat,” ujar Narto.

Ketua KSR PMI Unit Universitas dr. Soebandi, Hosnatul Hasanah, menyampaikan bahwa Diklatsar kali ini terasa istimewa karena melibatkan kampus mitra. Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk menyamakan persepsi dan standar pelayanan kemanusiaan di kalangan mahasiswa.

“Target kami adalah mencetak relawan yang siap diterjunkan kapan saja. Kehadiran rekan-rekan dari Unipar Jember menambah semangat kebersamaan dan persaudaraan sesuai prinsip Siamo Tutti Fratelli,” ungkap Hasanah.

Senada dengan itu, Ketua KSR Unit Unipar Jember, Dini Mafaza Islami, mengapresiasi kesempatan kolaborasi tersebut. Ia menilai pengiriman enam mahasiswa untuk mengikuti Diklatsar di UDS merupakan langkah strategis dalam memperkaya pengalaman dan meningkatkan kapasitas anggota.

Baca juga  SMAN Balung Gratiskan Pengambilan Ijazah, Pastikan Bebas dari Pungutan Liar

“Sinergi ini sangat penting agar ke depan koordinasi antarunit KSR di Jember semakin solid ketika menjalankan tugas kemanusiaan,” jelas Dini.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti materi intensif yang mencakup pertolongan pertama, manajemen bencana, serta pendalaman tujuh prinsip dasar kepalangmerahan. Diklatsar ini diharapkan mampu melahirkan relawan-relawan muda yang profesional, tangguh, dan siap mengabdi untuk kemanusiaan.

Trending
Berita terkait

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terima kasih sudah membaca artikel warganets.id